Langsung ke konten utama

Perkuat Hubungan Bilateral, Menhan Indonesia Tanda Tangani DCA Dengan Menhan Jepang

Foto: Kementrian Pertahanan Republik Indonesia 

Kabakito–Nasional–Pemerintah Indonesia dan Jepang menyepakati penguatan kerja sama pertahanan melalui penandatanganan Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang bertujuan meningkatkan kolaborasi di bidang industri pertahanan, pengembangan sumber daya manusia, serta penanggulangan bencana. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara mempererat kemitraan strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, di Jakarta pada 4 Mei 2026. Pertemuan tersebut juga membahas pertukaran pendidikan militer, latihan bersama, dan peningkatan kapasitas pertahanan kedua negara.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa kedua negara sepakat memperluas kerja sama yang memberikan manfaat bagi kepentingan nasional masing-masing. Dalam pernyataan bersama yang dikutip ANTARA, Sjafrie mengatakan:

"We have agreed to promote substantive cooperation in the defense industry and in the development of personnel between Indonesia and Japan, taking into account our respective national interests."

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari hubungan pertahanan yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir dan diperkuat melalui Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Jepang. Pemerintah kedua negara menilai stabilitas kawasan menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan jalur perdagangan dan pertumbuhan ekonomi regional.

Pada 12 Juni 2026, Menteri Pertahanan Jepang kembali melakukan kunjungan ke Jakarta dan bertemu Presiden Prabowo Subianto didampingi Menhan Sjafrie. Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan komitmen untuk melanjutkan implementasi DCA yang telah ditandatangani sebelumnya.


Postingan Populer

Seruling Gading harimau Putih

Bag ; 39                 Menghawatirkan prahara yg hilang di barisan gaib cermin hidup Tetua bintang perak  yg berusaha menghindar dari lalat hijau yang tersimpan di barisan itu, begitu pula dengan teua awan putih dan si jakung berbudi yang mengeluarkan jurus-jurus andalanbmereka untuk melindungi diri mereka dari serangan lalat hijau,sambil berusaha menjauh dari kejaran lalat hijau . Setelah dapat menjauh dri lalat itu nereka kembali ke rombongan pendekar Para pendekar dan tetua mulai panik melihat wajah para tetua yang ilmunya tidak diragukan lagi terlihat wajah mereka  meneegang setelah dari jebakan itu begitu ,tambah tadi mereka mendengar suitan yang keras dari tetua bintang perak yang dialiri hawa sakti yang kuat. “Pasti ada sesuatu yang berbahaya  tersimpan di jebakkan itu”..kata pengemis dekil dalam hatinya “ada apa tetua ?”. Sahut lamtian dengan pendekar muda lainnya yg penasaran tentang apa yg di hadapi oleh para tetua. “Gil...

Ku Jajaki Kembali

 Ku jajaki kembali Kembali ku langkahkan kaki Menginjak rumput yang tak bersimpati Kulihat bayangan pun telah lari Dedaunan melambai pergi Ku pikir inilah akhirnya  Semua hal itu telah sirna Dimakan ruang dan waktu Bernostalgia hal ku mampu Meingat segala hal yang pernah tertuju Segala yang melukis tawa Pun melukis senyum di mata Apalah dayaku saat ini Melihat semua tak sama lagi Tak ada yang ku lihat Kecuali sedih di hati ini  Sapu lidi yang begitu kuat Ternyata kelamaan longgar juga Siapa yang tau hidup ini Manusia mudah datang dan pergi  Tanpa renungan di sanubari Ku tersadar  Semua tak akan sama lagi

Harapanku

 Perubahan suatu keniscayaan  Niscaya suatu berubah pada waktunya Begitu juga kekuatan ini Akan lemah pada waktunya Ku lihat batu yang mulai pecah kena air Ku lihat daun bergoyangan karena angin Ku lihat sekitarku berubah karena waktu Tak semua hal itu sekarang tetap ada Semua berangsur terkikis Apalah daya insan yang bernostalgia  Merindu segala kebersamaan saat itu  Meski semua sekarang berbeda Tak da larangan untuk berusaha Tak ada usaha yang mudah Semua butuh usaha dan susah payah Meringkus kehadirat tuhan Kembalikan hal itu semula Engkaulah yang maha menyatukan  Engkaulah yang mah mengabulkan 

Pemimpin G7 Dorong Stabilitas Global di Tengah Ketegangan Geopolitik

Foto: dts Nachrichtenagentur /IMAGO kabakito—Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 yang berlangsung pada 15–17 Juni 2026 di Évian-les-Bains, Prancis, menjadi ajang pembahasan berbagai isu global yang tengah menyita perhatian dunia. Konflik di Ukraina serta perkembangan diplomasi terkait Iran menjadi dua agenda utama dalam pertemuan para pemimpin negara tersebut. Para pemimpin negara anggota G7, yakni Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang, bersama perwakilan Uni Eropa, membahas langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas internasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Terkait Iran, sejumlah negara Eropa mendorong tercapainya kesepakatan yang lebih komprehensif dalam perundingan yang sedang berlangsung. Mereka berharap kesepakatan tersebut tidak hanya berfokus pada isu nuklir, tetapi juga mampu menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan Timur Tengah. Sementara itu, konflik Rusia–Ukraina tetap menjadi perhatian utama dalam forum tersebu...