Langsung ke konten utama

Pemerintah Percepat Revitalisasi Puluhan Ribu Sekolah di Indonesia


Abdul Muth'i, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) saat memberikan konferensi pers di Istana negara pada Selasa, 26 November 2024. Foto: Olenka

Kabakito–Nasional—Pemerintah terus mempercepat program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan nasional. Pada tahun 2026, puluhan ribu sekolah menjadi sasaran perbaikan dan pembangunan fasilitas pendidikan yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

Program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, pembangunan fasilitas sanitasi, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, serta peningkatan akses bagi peserta didik di daerah terpencil. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan yang berkualitas.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Dalam keterangannya yang dikutip dari berbagai publikasi resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti menyatakan bahwa sekolah yang layak dan nyaman menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar.

Selain perbaikan fisik bangunan, pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, digitalisasi pembelajaran, dan pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pengamat pendidikan menilai program revitalisasi sekolah dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Namun, pelaksanaan di lapangan perlu diawasi secara ketat agar pembangunan berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.

Pemerintah berharap program tersebut dapat memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.



Postingan Populer

Seruling Gading harimau Putih

Bag ; 39                 Menghawatirkan prahara yg hilang di barisan gaib cermin hidup Tetua bintang perak  yg berusaha menghindar dari lalat hijau yang tersimpan di barisan itu, begitu pula dengan teua awan putih dan si jakung berbudi yang mengeluarkan jurus-jurus andalanbmereka untuk melindungi diri mereka dari serangan lalat hijau,sambil berusaha menjauh dari kejaran lalat hijau . Setelah dapat menjauh dri lalat itu nereka kembali ke rombongan pendekar Para pendekar dan tetua mulai panik melihat wajah para tetua yang ilmunya tidak diragukan lagi terlihat wajah mereka  meneegang setelah dari jebakan itu begitu ,tambah tadi mereka mendengar suitan yang keras dari tetua bintang perak yang dialiri hawa sakti yang kuat. “Pasti ada sesuatu yang berbahaya  tersimpan di jebakkan itu”..kata pengemis dekil dalam hatinya “ada apa tetua ?”. Sahut lamtian dengan pendekar muda lainnya yg penasaran tentang apa yg di hadapi oleh para tetua. “Gil...

Ku Jajaki Kembali

 Ku jajaki kembali Kembali ku langkahkan kaki Menginjak rumput yang tak bersimpati Kulihat bayangan pun telah lari Dedaunan melambai pergi Ku pikir inilah akhirnya  Semua hal itu telah sirna Dimakan ruang dan waktu Bernostalgia hal ku mampu Meingat segala hal yang pernah tertuju Segala yang melukis tawa Pun melukis senyum di mata Apalah dayaku saat ini Melihat semua tak sama lagi Tak ada yang ku lihat Kecuali sedih di hati ini  Sapu lidi yang begitu kuat Ternyata kelamaan longgar juga Siapa yang tau hidup ini Manusia mudah datang dan pergi  Tanpa renungan di sanubari Ku tersadar  Semua tak akan sama lagi

Harapanku

 Perubahan suatu keniscayaan  Niscaya suatu berubah pada waktunya Begitu juga kekuatan ini Akan lemah pada waktunya Ku lihat batu yang mulai pecah kena air Ku lihat daun bergoyangan karena angin Ku lihat sekitarku berubah karena waktu Tak semua hal itu sekarang tetap ada Semua berangsur terkikis Apalah daya insan yang bernostalgia  Merindu segala kebersamaan saat itu  Meski semua sekarang berbeda Tak da larangan untuk berusaha Tak ada usaha yang mudah Semua butuh usaha dan susah payah Meringkus kehadirat tuhan Kembalikan hal itu semula Engkaulah yang maha menyatukan  Engkaulah yang mah mengabulkan 

Pemimpin G7 Dorong Stabilitas Global di Tengah Ketegangan Geopolitik

Foto: dts Nachrichtenagentur /IMAGO kabakito—Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 yang berlangsung pada 15–17 Juni 2026 di Évian-les-Bains, Prancis, menjadi ajang pembahasan berbagai isu global yang tengah menyita perhatian dunia. Konflik di Ukraina serta perkembangan diplomasi terkait Iran menjadi dua agenda utama dalam pertemuan para pemimpin negara tersebut. Para pemimpin negara anggota G7, yakni Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang, bersama perwakilan Uni Eropa, membahas langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas internasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Terkait Iran, sejumlah negara Eropa mendorong tercapainya kesepakatan yang lebih komprehensif dalam perundingan yang sedang berlangsung. Mereka berharap kesepakatan tersebut tidak hanya berfokus pada isu nuklir, tetapi juga mampu menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan Timur Tengah. Sementara itu, konflik Rusia–Ukraina tetap menjadi perhatian utama dalam forum tersebu...